Sunday, July 24, 2016

SUSUNAN PENGURUS APB-INDONESIA

Susunan Pengurus dan Tatalaksana Kerja APB-Indonesia (Pengurus & Jobdesk)

Jajaran Pengurus APB Indonesia





SURAT KEPUTUSAN
Nomor: 001/BPP-APBI/XII/2015

TENTANG
SUSUNAN PERSONALIA DAN TATA LAKSANA KERJA
BADAN PENGURUS PUSAT
APOTEKER PRAKTIK BERSAMA INDONESIA
MASA BAKTI 2015 - 2019


BADAN PENGURUS PUSAT
APOTEKER PRAKTIK BERSAMA INDONESIA

Menimbang               :
a.      Bahwa Badan Pengurus Pusat ( BPP ) merupakan pimpinan tertinggi organisasi tingkat nasional yang mewakili organisasi ke dalam dan ke luar dan bersifat kolektif kolegial
b.   Bahwa  Demi Kelancaran Pengelolaan Organisasi di tingkat Pusat demi menjalankan Amanah Musyawarah Nasional I APB Indonesia di Yogyakarta.
c.    Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu disusun Struktur Organisasi dan Personaalia  BPP APBI Masa Bakti 2015 – 2019
Mengingat                 :           Anggaran Dasar Dan Anggaran Rumah Tangga Apoteker
                                                Praktik Bersama Indonesia (AD/ART APBI)


Memperhatikan        : 
a.    Hasil Keputusan Musyawarah Nasional I Apoteker Praktik Bersama Indonesia Tahun 2015, Tanggal 27 Desember 2015 di Yogyakarta
b.  Hasil Keputusan Tim Formatur Munas I APB Indonesia Tahun 2015 yang bertugas menyusun Kepengurusan BPP APB Indonesia Masa Bakti 2015 – 2019
Memutuskan             :
MENETAPKAN
  1. Susunan Personalia Dan Tata Laksana Kerja Badan Pengurus Pusat Apoteker Praktik Bersama Indonesia (BPP APBI) Masa Bakti 2015 – 2019 (sebagaimana terlampir)
  2. Nama-nama yang tercantum dalam lampiran Surat Keputusan ini diwajibkan segera melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing.
  3. Keputusan ini akan diadakan perubahan-perubahan sebagaimana mestinya apabila di kemudian ternyata terdapat kekeliruan.
  4. Surat Keputusan ini dinyatakan berlaku sejak tanggal ditetapkan.


Ditetapkan Di:           YOGYAKARTA
Pada Tanggal:          27 Desember 2015


BADAN PENGURUS PUSAT
APOTEKER PRAKTIK BERSAMA INDONESIA
MASA BAKTI 2015-2019

Ketua Umum                                                Sekretaris Jenderal

                          TTD                                                                           TTD

            Agus Suprayitno, S.Si., Apt.                           Abdur Rahman, S.Si., Apt

 ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Lampiran 1: Surat Keputusan Nomor: 001/BPP-APBI/XII/2015


SUSUNAN PERSONALIA DAN TATA LAKSANA KERJA
BADAN PENGURUS PUSAT
APOTEKER PRAKTIK BERSAMA INDONESIA
MASA BAKTI 2015 - 2019


DEWAN PELINDUNG     :
1.    Menteri Kesehatan Republik Indonesia
2.    Menteri Perindustrian Dan Perdagangan Republik Indonesia
3.    Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia
      DEWAN PEMBINA:
1.    Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian Kementerian Kesehatan RI
2.    Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik Indonesia
3.    Dr. Drs. Sampurno A.,MBA , Apt.
4.    Dr. Drs. Ahaditomo, Apt.
5.    Dr. Wiryanto S, Apt.
                          
DEWAN PENGURUS     :
1.    KETUA UMUM                            : Agus Suprayitno, S.Si., Apt.
Ketua I                                           : Lukmanul Hakim, S.Si, MM., Apt.
Ketua II                                          : Nunu Nugraha, S.Si., Apt.
Ketua III                                         : Yohanes Ari Sulistianto, S.Si., Apt.
Ketua IV                                        : Yulian S, S.Si., Apt
Ketua V                                         : Budi Hartono, S.Si, Apt,
2.    SE KRETARIS JENDRAL          : Abdur Rahman, S.Si., Apt.
Wakil Sekjen I                               : Atu Kurniawan, S.Si., Apt.
Wakil Sekjen II                              : Drs. Jembor Sugeng W, M.Kes, Apt.
Wakil Sekjen III                             : Rosalina Silitonga, S.Si, Apt.
3.    BENDAHARA UMUM                 : Dra. Asih Wardani, MM., Apt.
Wakil Bendahara Umum              : Krisnawati, S.Si., Apt.
Wakil Bendahara Umum              : Sri Rahayu Dwi Purnaningtyas, S.Si, Apt.
Wakil Bendahara Umum              : Zubaidatul Aiza, Dra., Apt.
______________________________
Keterangan:
Ketua I        : Bidang Hukum, Organisasi Dan Keanggotaan
Ketua II       : Bidang Pengembangan Badan Usaha APB
  (ex officio: Direktur Utama PT. APB Indonesia)
Ketua III      : Bidang Riset dan Pengembangan Produk Unggulan APB
Ketua IV      : Bidang Usaha Kecil, Menengah Dan Koperasi
Ketua V      : Bidang Hubungan Dan Kerjasama Internasional


4.    DEPARTEMEN-DEPARTEMEN:
a.    Departemen dalam koordinasi Bidang Organisasi dan Hukum:
1)    Dept. Organisasi ,Keanggotaan, Database dan Sistem Informasi
2)    Dept. Pemberdayaan Daerah,  Badan Otonom & Kelembagaan
3)    Dept. Pendidikan, Pelatihan dan Kaderisasi
4)    Dept. Hukum dan Kelembagaan
b.    Departemen dalam koordinasi Bidang Pengembangan Badan Usaha APB:
1)    Dept. Legalisasi Badan Usaha
2)    Dept. Kelayakan Perencanaan Usaha
3)    Dept. Pengembangan Jaringan Bisnis APB Apotek
4)    Dept. Pengembangan Jaringin Bisnis APB PBF
5)    Dept. Pengembangan Jaringinga Industri Produk Unggulan
c.    Departemen dalam koordinasi Bidang Riset dan Pengembangan Produk Unggulan APB:
1)    Dept. Penelitian, Kajian ilmiah dan Penyusunan Naskah Akademik Produk
2)    Dept. Penelitian dan Kajian Ilmiah Pengobatan Holistik
d.    Departemen dalam koordinasi Bidang Usaha Kecil, Menengah Dan koperasi APB:
1)    Dept. Pembinaan Pengusaha Pemula
2)    Dept. Pembinaan UKM
3)    Dept. Pengembangan Permodalan UKM
4)    Dept. Bina Koperasi
5)    Dept. Pengembangan Permodalan Koperasi
6)    Dept. Pengembangan Pasar UKM dan Koperasi
7)    Dept. Pengembangan Usaha dan Riset


e.    Departemen dalam koordinasi Bidang Hubungan Dan Kerjasama Internasional :
1)  Dept. Kerjasama ASEAN
2)  Dept. Kerjasama Asia Timur
3)  Dept. Kerjasama Asia Pasifik
4)  Dept. Kerjasama Eropa
5)  Dept. Kerjasama Amerika
6)  Dept. Kerjasama Kepulauan Pasifik, Australia dan Selandia Baru
7)  Dept. Kerjasama Timur Tengah
8)  Dept. Kerjasama Afrika


Ditetapkan Di:           YOGYAKARTA
Pada Tanggal:          27 Desember 2015

BADAN PENGURUS PUSAT
APOTEKER PRAKTIK BERSAMA INDONESIA
MASA BAKTI 2015-2019


Ketua Umum                                                Sekretaris Jenderal

                          TTD                                                                           TTD

            Agus Suprayitno, S.Si., Apt.                           Abdur Rahman, S.Si., Apt


SEJARAH APB-INDONESIA

Bersama segalanya menjadi lebih mudah.Bersama kita bisa, memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Indonesia.
APB-Indonesia

Kalimat tersebut selaras dengan harapan atas terbentuknya organisasi Apoteker Praktek Bersama (APB). APB terbentuk atas dasar kesamaan rasa, jenuh, lelah, dan keprihatinan rekan-rekan apoteker terhadap profesinya, serta untuk mencari jawaban atas pertanyaan; bagaimana cara agar apoteker mampu meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme untuk memberikan pelayanan terbaik dan optimal untuk masyarakat. Selain itu APB juga menjadi jalan keluar bagi para apoteker dengan modal yang minim untuk dapat tetap mengelola apotek, bukan sebagai pekerja, namun sebagai Apoteker Pemilik Sarana Apotek (PSA).
Mari kita mengenal lebih dalam, apa itu Apoteker Praktek Bersama.
Apa itu APB?
Organisasi ini dibentuk oleh Apoteker Agus Suprayitno (ditetapkan sebagai founder APB) dan rekan-rekan sejawatnya pada saat musyawarah nasional (munas)  pertama APB tanggal 27 Desember 2015 di Yogyakarta. Namun cikal bakal APB merupakan buah hasil dari status Apoteker Agus dalam akun Facebook mengenai derita apoteker yang bekerja kepada PSA. Saat itu, telah ada beberapa gerakan yang diinisiasi oleh apoteker-apoteker Indonesia dengan tujuan menjalin silaturahmi, kebersamaan, dan mengembangkan amanah profesi bersama seperti Apoteker Praktek Mandiri (APM) dengan Apoteker Julian Afferino Taruna Vijaya.
Dalam tujuannya untuk mengubah nasib apoteker, APB tidak sendirian. Apoteker Sampurna, yang sebelumnya telah mempresentasikan konsep APM pada IAI (Ikatan Apoteker Indonesia) Apoteker Suhartono, yang merupakan Admin APM di Jawa Timur,  Apoteker Julian Afferino Taruna Vijaya (admin facebook page APM) yang berdomisili di Jogja dan Bali, serta AFKIN dan ASAPIN (Asosiasi Apotek Indonesia) turut berpartisipasi aktif dalam program ini.
Beberapa latar belakang yang menjadi dasar terbentuknya APB ialah kejenuhan apoteker terhadap rumitnya regulasi, tidak konsistennya pelaksanaan dan pengawasan pekerjaan kefarmasian (pengawasan seharusnya dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Provinsi dan organisasi keprofesian), dan belum adanya perkumpulan apoteker yang bertujuan untuk saling membantu dalam hal pengelolaan apotek dengan tujuan usaha (bisnis).
Sesuai dengan namanya, praktek bersama; kondisi dimana apoteker praktek secara bersama dengan prinsip holistik kolaboratif; yaitu kolaborasi antar sesama apoteker dalam melakukan pekerjaan kefarmasian dari hulu ke hilir. Mulai dari proses pembuatan produk farmasi (produk APB), proses distribusi ke apotek (oleh distributor APB), dan farmasi pelayanan klinik di apotek (apotek anggota APB). Selain itu, anggota APB dapat melakukan investasi saham untuk penanaman modal perusahaan yang bergerak di bidang produksi farmasi maupun unit usaha lainnya.
APB ialah organisasi non-profit; karena tujuan dibentuknya adalah meningkatkan harkat dan martabat profesi apoteker selaku (semoga) garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
Siapa saja tokoh dibalik APB?
APB terbentuk atas kerjasama beberapa apoteker dengan latar belakang yang berbeda-beda. Komunikasi dijalin melalui grup chat messenger Whatsapp. Diantaranya ialah;
  1. Apoteker Agus Suprayitno- sebagai inisiator utama sekaligus founder APB. Keputusan ini dihasilkan dari hasil Musyawarah Nasional pertama APB yang dilakukan di Yogyakarta pada tanggal 27 Desember 2015
  2. Apoteker Lukmanul Hakim – Pegawai Negeri Sipil RSUD Pambalah Batung, PSA Apotek Super Sehat
  3. Apoteker Nunu Nugraha – Enterpreuner, CEO Galenika Grup
  4. Apoteker Kang Atu – Trainer pengelolaan apotek dan Pemilik beberapa apotek
  5. Apoteker Wiryanto – Apoteker Senior, Dosen di Medan
  6. Apoteker Asih Wardhani – Apoteker Senior, Penulis Mantan Kepala Pabrik EISAI
  7. Apoteker Meri Apoteker Praktisi Komunitas di Serang
  8. Apoteker Ari – Produsen VCO, Praktisi Naturopati
  9. Apoteker Julian – Admin Apoteker Praktek Mandiri di facebook
  10. Apoteker Musyafofah – Apoteker PSA, Pendidik dan praktisi di bidang kecantikan
  11. Apoteker Chici – Praktisi Pendidikan Farmasi
  12. Apoteker Budi Hartono – Praktisi Rumah Sakit
  13. Apoteker Rahman – Praktisi Pendidikan Farmasi
  14. Apoteker Djembor – Apoteker PSA, Praktisi Apukuntur
  15. Apoteker Ida – Apoteker Praktisi Komunitas
  16. Apoteker Nurul Falah – selaku Ketua IAI Pusat yang mewakili IAI dalam memberikan dukungan penuh atas APB
Dalam perkembangannya APB di dukung oleh beberapa Apoteker di Sumatra dan Kalimantan. Contohnya Apoteker Adi Setyanto pemilik 3 Apotek di Balikpapan, Apoteker Eko Prasetyo dengan 3 Apoteknya di Jambi, Apoteker Fahrur Rozi dengan kepemilikan 11 Apotek di Pringsewu
Fakta penting terkait APB!
  1. Apoteker Praktek Bersama akan membuat Apotek Pusat APB di Karang Anyar pada Juli 2016 mendatang dan Apotek Cabang di Tangerang.
  2. Member resmi APB kini sudah mencapai 107 apoteker, dan member total sebanyak 500 Apoteker
  3. Pada tahun ini APB akan melaksanakan workshop naturopathy dan traning pembuatan produk
  4. Apoteker Praktek Bersama dipastikan dapat mendukung dan meningkatkan kemandirian profesi apoteker (tidak bersandar kepada profesi lain)
  5. Komisariat APB telah ada di beberapa kota seperti; Lampung, Yogyakarta, Balik Papan, Jabodetabek dan beberapa kota lainnya.
  6. PP IAI akan membantu proses sertifikasi (jika diperlukan) utk memperkuat praktek apoteker di apotek secara holistik terapi agar punya legal formal.
  7. APB membantu proses pengadaan obat di apotek anggota APB.
  8. APB memilik MARS APB Indonesia, dapat dilihat melalui youtube APB
  9. Rekaman MUBES APB I di jogja bisa dilacak disini
  10. Produk yang telah dihasilkan oleh APB ialah V-gold (VCO), Garam Sehat, Madu Hitam Kalimantan dan Madu Gold Kalimantan; serta beberapa produk lainnya yang sedang dalam penilaian dan didistribusikan kepada distributor dan re-seller
  11. APB membuka program Co-Marketing untuk para Apoteker yang memiliki produk dan ingin di bantu pemasarannya. Berlaku untuk member resmi APB.
Saat ini APB di pimpin oleh Bapak Agus Suprayitno (Yogya) sekaligus sebagai pendiri APB, sebagai hasil Munas pertama APB pada tanggal 27 Desember 2015. APB mempunyai bidang usaha yang berbadan hukum yang sedang diurus proses legalnya. Bidang usaha bergerak di bidang produksi, distribusi dan apotek.
Pengembangan Produk APB
Divisi produk APB yang sedang berjalan saat ini adalah V-gold (VCO), Garam Sehat, Madu Hitam Kalimantan dan Madu Gold Kalimantan serta produk lainnya yang sedang dalam penilaian dan didistribusikan kepada distributor dan reseller. Akan ada produk-produk lain yang akan diproduksi dan didistribusikan yang sedang menunggu giliran. Usaha lain yang akan dikerjakan adalah mendirikan apotek APB dan menjalin kerja sama dengan apotek-apotek lain yang telah berdiri lebih awal untuk bergabung menjadi apotek APB.
Beberapa keuntungan yang ditawarkan bila menjadi anggota APB antara lain :
  1. Anggota APB dapat ikut menanam saham untuk dikelola oleh bidang usaha dibawah penanggung jawab produksi
  2. Anggota APT dapat menjadi distributor dan reseller untuk produk-produk APB
  3. Anggota APB yang memiliki produk dapat mengusulkan produknya untuk masuk kedalam daftar produk APB dengan persyaratan tertentu
  4. Anggota APB dapat bekerja sama dengan anggota lain untuk mendirikan apotek APB sehingga membentuk sebuah jaringan dengan apotek APB yang lain
Dengan kata lain, Apoteker yang ikut serta dalam saham APB berarti turut andil dalam memajukan harkat dan martabat apoteker sesuai dengan cita-cita APB agar kondisi apoteker pada umumnya menjadi lebih baik.
 Organisasi profesi IAI sangat mendukung adanya apoteker praktek bersama. Bahkan siap mensupport hal-hal yang masih berada dalam kewenangan IAI. (Baca : IAI dukung program apoteker praktek bersama)
Dukungan dari IAI untuk APB

Adanya APB ini diharapkan dapat menjadi awal yang baik untuk kebangkitan apoteker untuk semakin di kenal masyarakat dan memberikan pelayanan kesehatan kefarmasian di bagian terdepan seperti halnya profesi dokter.
Spesialisasi Apoteker
Lebih baik lagi apabila dalam satu apotek terdapat beberapa apoteker spesialis yang menguasai bidang-bidang ilmu tertentu, seperti apoteker anak (spesialis menguasai obat-obatan untuk anak), apoteker diabetes (spesialis menguasai obat-obat diabetes dan perawatannya), apoteker herbalis (spesialis menguasai bidang herbal dan tanaman obat) atau spesialisasi lain yang dibutuhkan masyarakat. Dapat dibuat jam praktek seperti dokter, misalnya apoteker anak praktek setiap hari pukul 09.00-12.00, apoteker diabetes pukul 13.00 – 15.00, apoteker herbal praktek pukul 19.00 – 21.00WIB, sehingga masyarakat memiliki kepastian kapan dapat menemui apoteker untuk berkonsultasi mengenai masalah obat/herba, swamedikasi ataupun gangguan kesehatan umum lainnya dalam batas tertentu.
Tertarik untuk gabung bersama APB?
Informasi terkait APB dapat dilihat pada Fanpage Facebook APB, sedangkan untuk contact person dapat menghubungi Apoteker Lukmanul Hakim dengan alamat email Lukmanulhakim3@gmail.com
sumber: 

http://haloapoteker.id/apoteker-praktek-bersama-apb/http://bidhuan.com/apoteker-edukasi/34837/iai-dukung-program-apoteker-praktek-bersama-wujudkan-profesionalisme/https://benbasite.wordpress.com/2016/01/19/apoteker-praktek-bersama/

Baca Juga :